Minggu, 18 April 2021

MATERI KELAS 4 TEMA 2

 

TEMA 2 PKN

 


3.2 Mengidentifikasi pelaksanaan kewajiban dan hak sebagai warga masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap manusia memiliki hak dan kewajiban termasuk juga anak. Hak adalah segala sesuatu yang harus diterima. Sementara itu, kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilakukan menurut aturan yang berlaku. Kewajiban dan hak harus dilaksanakan dengan seimbang agar tidak terjadi ketimpangan. Hak diperoleh setelah melaksanakan kewajiban. Berikut adalah hak dan kewajiban anak di rumah, di sekolah, dan di lingkungan.

A. Hak Anak di Rumah
1. Hak Mendapatkan Kasih Sayang
Seperti telah diuraikan di atas, mendapatkan kasih sayang adalah hak anak. Saat masih kecil, ibu selalu menyuapi, menjaga, dan memeluk dengan penuh kasih sayang dan ayah selalu mengajak bermain.

Setelah anak tumbuh besar, kedua orang tua akan tetap menyayangi, walaupun dengan cara yang
berbeda. Ibu tidak lagi menyuapi, tetapi ia selalu menyiapkan makanan yang bergizi agar anak dapat tumbuh sehat dan kuat. Ayah juga selalu bekerja keras mencari nafkah agar kebutuhan keluarga dapat terpenuhi.

Kasih sayang yang telah diberikan oleh orang tua harus disyukuri dengan cara menghormati dan menghargai mereka. Sebagai anak kita juga harus berterima kasih atas segala bentuk kasih sayang yang telah mereka berikan.

2. Hak Mendapatkan Perlindungan
Apa yang dirasakan saat harus berjalan di bawah terik matahari? Tentu akan merasa kepanasan. Dan apa pula yang dirasakan saat harus berjalan di bawah hujan deras? Tentu kita akan kedinginan dan bisa jatuh sakit.

Artinya, manusia membutuhkan perlindungan dari segala hal yang dapat membahayakan dan membuat kita sakit. Anak juga berhak mendapatkan perlindungan berupa tempat tinggal yang sehat dan nyaman, baju yang layak, serta keamanan agar dapat tumbuh dengan baik. Orang tua berkewajiban memberikan perlindungan tersebut sesuai dengan kemampuannya.

3. Hak untuk Bermain
Tentu kita dapat merasakan, betapa bahagianya saat bermain dengan teman-teman. Kita dapat melakukan berbagai hal yang kita sukai. Masa anak-anak adalah masa bermain yang akan dilewati oleh setiap orang. Bermain adalah hak setiap anak. Saat bermain, seringkali anak membuat ruangan menjadi kacau atau berantakan. Oleh karena itu, setelah selesai bermain, ia berkewajiban merapikan kembali ruangan dan barang-barang yang telah dipakai. Setelah dirapikan, ruangan kembali bersih dan rapi sehingga semua orang merasa nyaman.


4. Hak Mendapatkan Kesehatan
Kesehatan adalah sesuatu yang sangat penting bagi kita. Saat tubuh kita sehat, kita dapat belajar, bermain, dan mengerjakan segala sesuatu dengan nyaman. Sebaliknya, saat tubuh kita sakit, kita tidak mungkin dapat belajar dengan baik. Kita juga tidak mungkin bisa bermain saat badan kita sakit. Kesehatan adalah hak anak. Saat sakit anak berhak mendapatkan pengobatan yang terbaik agar bisa kembali sehat.

5. Hak Mendapatkan Pendidikan
Pendidikan adalah usaha sadar agar setiap anak agar dapat tumbuh menjadi orang yang berguna. Orang tua mendidik kita di rumah dan menyekolahkan kita untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik

B. Hak Anak di Sekolah
1. Hak Mendapatkan Pendidikan
Sekolah adalah tempat bagi setiap anak untuk belajar. Berbagai fasilitas yang telah disediakan oleh sekolah dapat digunakan untuk menunjang kelancaran belajar anak. Sekolah berkewajiban memberikan pendidikan terbaik bagi seluruh siswa-siswanya.

2. Hak Mendapatkan Kasih Sayang
Di sekolah anak-anak berhak mendapatkan kasih sayang dari guru sebagai pendidik mereka. Dengan suasana yang penuh kasih sayang proses belajar mengajar akan lebih menyenangkan dan anak dapat belajar dengan lebih maksimal. Kasih sayang yang diberikan guru juga akan menumbuhkan rasa percaya diri dan rasa saling menyayangi di antara siswa-siswa di sekolah.

3. Hak Mendapatkan Perlindungan
Mendapatkan perlindungan berupa rasa aman dan nyaman saat belajar di sekolah juga hak dari setiap anak. Di sekolah, tidak boleh ada anak yang merasa terganggu atau terancam oleh anak lainnya. Sekolah berkewajiban menciptakan suasana yang aman dan menyenangkan agar setiap siswa dapat belajar dengan tenang.

C. Kewajiban Anak di Rumah
1. Kewajiban Belajar
Anak memiliki hak untuk bermain, tetapi ia juga tidak boleh melupakan kewajibannya untuk belajar. Belajar sangat penting bagi anak agar dapat menjadi anak yang memiliki kemampuan dan pengetahuan sebagai bekal hidupnya kelak.

Belajar juga mendidik anak menjadi manusia yang berakhlak mulia yang sesuai dengan harapan agama dan masyarakat.

2. Kewajiban Membantu Orang Tua
Setiap orang tua tentu sangat menyayangi anak-anaknya. Orang tua bekerja keras mencari nafkah, melindungi, dan mendidik anak-anaknya agar kelak menjadi anak yang mandiri dan berguna. Oleh karena itu, setiap anak berkewajiban membantu orang tua di rumah sesuai dengan kemampuannya.



D. Kewajiban Anak di Sekolah
1. Mematuhi Tata Tertib Sekolah
Setiap sekolah memiliki tata tertib agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik. Setiap warga sekolah, termasuk siswa wajib mengikuti semua tata tertib yang dikeluarkan sekolah. Contoh tata tertib yang harus dipatuhi oleh siswa adalah menggunakan seragam yang lengkap dan tidak terlambat datang ke sekolah.

2. Menghormati dan Mematuhi Nasehat Guru
Guru adalah orang yang telah mendidik siswa dengan penuh kasih sayang. Guru juga telah mendidik siswa dengan segala ilmu yang dimilikinya agar kelak menjadi orang yang memiliki pengetahuan dan keahlian. Oleh karena itu, siswa harus senantiasa menghormati dan mematuhi nasehat guru sebagai orang tua siswa di sekolah.



3. Menjaga Kebersihan Sekolah
Menjaga kebersihan sekolah adalah kewajiban setiap warga sekolah, termasuk siswa-siswanya. Keadaan sekolah yang terjaga kebersihannya akan membuat suasana belajar menjadi nyaman. Kebiasaan baik menjaga kebersihan sekolah juga akan menumbuhkan kesadaran pada diri siswa untuk senantiasa menjaga kebersihan di mana pun mereka berada.

E. Hak dan Kewajiban Anak di Masyarakat
Anak-anak merupakan bagian dari warga masyarakat. Oleh karena itu, anak juga memiliki hak dan kewajiban di lingkungan masyarakat. Anak berhak mengembangkan kemampuannya di masyarakat, baik dalam bentuk hobi atau kegemaran ataupun kemampuan bersosialisai. Lingkungan masyarakat juga berkewajiban memberikan fasilitas yang memadai bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka.

 

 

 

TEMA 2 BAHASA INDONESIA

 

3.2 Memetakan keterhubungan antar gagasan yang didapat dari teks lisan, tulis, atau visual.

 

MEMBUAT POSTER DENGAN TEMA HEMAT ENERGI

 





TEMA 2 IPA

3.5 Memahami berbagai bentuk sumber energi, dan sumber energi alternatif (angin,air, matahari, panas bumi, bahan bakar organik, dan nuklir) dalam kehidupan sehari-hari.

 

Matahari Sumber Kehidupan di Bumi

            Berikut beberapa peran matahari bagi kehidupan di Bumi:

• Seiring dengan perputaran Bumi pada porosnya, matahari membuat terjadinya siang dan malam.

• Seiring dengan kemiringan posisi Bumi saat melakukan revolusi, matahari mengakibatkan terjadinya 4 musim di belahan Bumi utara dan selatan yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin dan musim semi.

• Berperan pada siklus/perputaran air, hingga terjadi perubahan cuaca: mendung, panas, dan hujan.

• Berperan pada proses terjadinya awan hingga terjadinya hujan yang membasahi daratan hingga semua tumbuhan di darat dapat bertahan hidup. Air hujan yang tersimpan di tanah juga dimanfaatkan hewan dan

manusia untuk keberlangsungan hidupnya.

• Berperan pada proses fotosintesis sehingga semua tumbuhan baik di darat dan di laut dapat hidup, berkembang, dan membuat cadangan makanan untuk dikonsumsi hewan dan manusia. Panas matahari mengakibatkan perbedaan suhu udara yang memicu terjadinya angin. Tiupan angin kemudian juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi.

• Panas matahari mengakibatkan air laut menguap, peristiwa ini dimanfaatkan pada proses pembuatan garam.

• Cahaya dan panas matahari digunakan sebagai sumber energi pada panel surya, yang mengubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik.

• Cahaya matahari di pagi hari juga membantu proses terjadinya vitamin D yang berguna bagi pertumbuhan tulang pada anak-anak. Begitu banyak peran matahari bagi kehidupan. Tanpa matahari maka tidak

akan terjadi kehidupan di Bumi.

Angin Sebagai Sumber Energi

            Angin memiliki banyak peranan dalam kehidupan.

  1. Pada proses hujan, angin membuat awan-awan bergerak ke berbagai wilayah di atas daratan, sehingga banyak wilayah akan terhindar dari kekeringan.
  2. Angin membantu suhu udara di musim panas menjadi lebih sejuk. Anginjuga sangat menyenangkan bagi anak-anak. Angin membuat anak-anak dapat bermain layangan, bermain kincir, atau bermain gelembung sabun yang beterbangan ke berbagai arah karena tiupannya.
  3. Sebagai sumber energi listrik.

 

Berbagai Cara Hemat Energi di Rumah

Berikut ini adalah hal- hal yang dapat dilakukan untuk melakukan penghematan energi.

  1. Banyak energi yang terbuang hanya dengan meninggalkan peralatan listrik tetap tercolok ke stop kontak dan membuat peralatan pada mode siaga. Dengan hanya mencabut peralatan ketika mereka tidak digunakan, dapat menghemat tagihan listrik. Pasang sakelar pada kabel listrik televisi, kabel DVD, dan alat elektronik hiburan lainnya dan ketika mereka tidak digunakan, matikan daya listrik melalui sakelar tersebut. Lepaskan steker, karena beberapa perangkat masih dapat menarik listrik bahkan setelah mereka dimatikan.
  2. Ketika mencuci pakaian, baik tingkat air dan suhu pencucian memainkan peran besar dalam jumlah energi yang digunakan. Pastikan menggunakan tingkat suhu yang benar.
  3. Pencahayaan memiliki peran 11% dari tagihan listrik di rumah. Dengan mematikan lampu, berarti menghemat energy
  4. Saat ini banyak toko elektronik menyediakan lampu hemat energi. Ganti lampu lama dengan lampu hemat energi.

 

 

Energi alternatif dan pemanfaatannya

 

            Sumber energi alternatif merupakan sumber energi yang bukan sumber energI tradisional. Sumber energi tradisional adalah bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas alam. Sumber energi alternatif yang dikembangkan saat ini memanfaatkan sumber energi yang tersedia di alam dan tidak akan habis, yaitu matahari, angin, air, dan panas bumi.

1. Matahari

            Matahari merupakan sumber energi utama di bumi. Hampir semua energi yang berada di bumi berasal dari matahari. Energi panas yang dihasilkan dapat digunakan untuk memanaskan ruangan, memanaskan air, dan keperluan lain.

2. Angin

            Angin adalah gerakan udara di permukaan bumi yang terjadi karena tekanan udara. Angin telah dimanfaatkan sejak dulu sebagai sumber energi pada perahu layar dan kincir angin tradisional.

3. Air

            Air yang deras merupakan sumber energi gerak. Energi itu biasa dimanfaatkan sebagai pembangkit tenaga listrik. Oleh karena itu, di PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) dibuat bendungan air di tempat yang tinggi. Air yang dibendung tersebut, kemudian dialirkan menurun sehingga akan mengalir, seperti air terjun yang deras.

4. Panas Bumi

            Energi panas bumi (energi geotermal) merupakan energi yang berasal dari panas yang disimpan di bawah permukaan bumi. Pusat bumi terbentuk dari lapisan batuan yang sangat panas. Hal itu menunjukkan bahwa bumi merupakan sumber energi panas yang sangat besar.

5. Gelombang air laut

            Gelombang air laut saat memecah di pantai menghasilkan banyak energi. Energi ini dapat diubah menjadi energi listrik.

6. Bahan Bakar Bio

            Bahan bakar bio merupakan bahan bakar yang berasal dari makhluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan. Bahan bakar bio yang berasal dari tumbuhan di antaranya tumbuhan berbiji yang mengandung minyak, seperti bunga matahari, jarak, kelapa sawit, kacang tanah, dan kedelai. Bahan bakar tersebut dikenal sebagai biodiesel. Biodiesel dapat digunakan untuk menggantikan solar. Singkong, ubi, jagung, dan sagu dapat diubah menjadi bioetanol. Bioetanol dapat menggantikan bensin ataupun premium. Bahan bakar bio juga dapat berasal dari kotoran ternak. Bahan bakar tersebut dikenal. sebagai biogas. Kotoran ternak yang ada dimasukkan ke dalam ruangan bawah tanah (lubang). Selain itu, bahan bakar ini dapat juga dimanfaatkan untuk bahan bakar kendaraan bermotor

 

Manusia memerlukan energi alternatif untuk memenuhi kebutuhannya dan menghemat pemakaian energi yang tidak bisa diperbarui.



TEMA 2 IPS

 

3.1 Mengidentifikasi karakteristik ruang dan pemanfaatan sumber daya alam untuk kesejahteraan masyarakat dari tingkat kota/kabupaten sampai tingkat provinsi.

Pada dasarnya karakteristik kenampakan alam dibagi menjadi 2 bagian yaitu kenampakan alam wilayah daratan dan kenampakan alam wilayah perairan.

1. Kenampakan Alam Wilayah Daratan

Wilayah daratan adalah bagian dari permukaan bumi yang tidak digenangi air dan berbentuk padat. Kenampakan alam yang termasuk wilayah daratan adalah sebagai berikut:

a. Dataran rendah

Dataran rendah adalah wilayah datar yang memiliki ketinggian  0 – 200 m di atas permukaan laut. Pada peta, dataran rendah biasanya digambarkan dengan warna hijau. Dataran rendah banyak dimanfaatkan untuk pemukiman, industri dan pertanian. Ibu kota propinsi di Indonesia hampir semuanya berada di dataran rendah dan dekat dengan laut. Seperti kota Jakarta, Surabaya dan Pontianak. Manfaat dataran rendah sebagian besar untuk lahan pertanian tanaman pangan dan perkebunan kelapa, padi, palawija dan tebu.

b. Dataran tinggi

Dataran Tinggi adalah wilayah daratan luas yang terletak pada ketinggian di atas 200 meter dari permukaan air laut. Dataran tinggi disebut juga plateau atau plato. Pada peta, dataran tinggi biasanya digambarkan dengan warna coklat. Contoh dataran tinggi di Indonesia adalah Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah), Dataran Tinggi Alas (Aceh), Dataran Tinggi Bone (Sulawesi Selatan). Dataran tinggi sangat cocok untuk kegiatan wisata dan perkebunan. Tanaman yang cocok untuk perkebunan antara lain teh, cengkeh, kopi, sayuran dan buah-buahan, bunga dan kina. Dapatkah kamu menyebutkan contoh
sayuran dan buah-buahan dari dataran tinggi?

c. Pantai

Pantai adalah wilayah perbatasan antara daratan dan laut. Pantai ada yang landai ada yang terjal. Pantai banyak yang dimanfaatkan sebagai tempat wisata. Contohnya adalah Pantai Carita (Banten), Pantai Senggigi (NTB), Pantai Ancol (DKI Jakarta), dan Pantai Kasih (Aceh). Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki garis pantai sepanjang 81.000 kilometer. Pantai landai banyak dimanfaatkan antara lain:
– untuk perikanan dan tambak, hasilnya udang dan bandeng. Contohnya Pantai utara Jawa,
– untuk rekreasi dan olahraga atau objek wisata, contohnya Pantai Parangtritis di Yogyakarta dan Pantai Kuta di Bali

– untuk tambatan perahu-perahu nelayan, contohnya pantai Pacitan di Jawa Timur dan pantai Ayah di Jawa Tengah.

– untuk pembuatan garam

 

Pantai terjal atau curam biasanya terdapat goa-goa yang dihuni burung walet. Sarang burung walet diambil oleh penduduk sekitar dan dimanfaatkan sebagai bahan makanan atau obat-obatan. Pantai Karangbolong di Jawa Tengah banyak terdapat goa yang dihuni burung walet.

d. Gunung

Gunung adalah bagian bumi yang menonjol tinggi dengan ketinggian puncaknya di atas 600 m. Gunung dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

1) Gunung berapi

Gunung berapi terbentuk oleh lapisan material yang keluar dari perut bumi. Gunung berapi yang masih hidup atau aktif gejala yang tampak adalah timbulnya ledakan atau letusan. Kegiatan gunung berapi diawasi oleh Jawatan Geologi. Jawatan ini memiliki alat pencatat gempa bumi yang disebut seismograf. Beberapa bentuk gunung api, yaitu : gunung api kerucut (strato), gunung api Landai (Maar) dan gunung api Perisai (tameng). Bentuk ini dipengaruhi oleh letak dapur magma dan sifat magma yang keluar dari perut bumi.

2) Gunung tidak berapi

Gunung tidak berapi merupa-kan gunung yang sudah tidak aktif lagi. Gunung tidak berapi sangat kecil kemungkinan untuk meletus. Gunung tidak berapi sering juga disebut gunung mati. Contoh gunung tidak berapi adalah Gunung Muria (Jawa Tengah), Gunung Tambora (NTB), dan Gunung Melawan (Kalimantan Tengah).

Gunung terdiri dari tiga bagian. Yaitu puncak, lereng dan kaki gunung. Tanah yang berada di sekitar gunung sangat subur. Mengapa bisa demikian? Karena mengandung fosfor dan silika yang berasal dari letusan gunung. Hal ini menyebabkan lereng dan kaki gunung banyak ditumbuhi pohon-pohon lebat dan cocok untuk kegiatan perkebunan. Gunung memiliki manfaat bermacam-macam, antara lain:
1. gunung dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi.

2. material letusan gunung api dalam waktu lama dapat menyuburkan tanah, pasirnya dapat untuk bahan bangunan

3. gunung sebagai pengatur iklim dan penyimpan air.

4. keluarnya magma menyebabkan terangkatnya barang tambang ke muka bumi.

e. Pegunungan

Pegunungan adalah rang-kaian gunung yang sambung menyambung satu sama lain. Pe-gunungan juga sering dimanfaatkan untuk tempat wisata. Selain karena udaranya yang sejuk juga karena pemandangan di pegunungan sangat indah. Contoh pegunungan di Indonesia adalah Pegunungan Kendeng (Jawa Tengah), Pegunungan Sibolangit (Aceh), Pegunungan Bukit Barisan (Bengkulu-Jambi), dan Pegunungan Jayawijaya (Papua).

Manfaat pegunungan antara lain:

– untuk usaha perkebunan bunga, sayuran dan tanaman industri,

– sebagai tempat peristirahatan, camping dan wisata alam, serta

– tempat tumbuh hutan sebagai daerah perlindungan hewan dan tumbuhan agar tidak punah.

2. Kenampakan Alam Wilayah Perairan

Wilayah perairan merupakan bagian dari permukaan bumi yang tergenangi air. Kenampakan alam yang termasuk wilayah perairan adalah sebagai berikut:

a. Sungai

Sungai adalah aliran air yang panjang yang berasal dari mata air dan bermuara atau berakhir di laut. Manfaat sungai bagi masyarakat sekitar antara lain:

– untuk irigasi mengairi sawah,

– tempat memelihara ikan dengan menggunakan keramba,

– sebagai prasarana transportasi dan perdagangan  /pasar terapung,

– dapat untuk pembangkit listrik.

b. Danau

Danau adalah daratan yang cekung dan terisi oleh air. Pada umumnya genangan air danau relatif luas. Berdasarkan cara terbentuknya ada dua macam, yaitu danau buatan dan danau alam. Danau buatan adalah danau yang dibuat oleh manusia dengan cara membendung aliran sungai. Danau buatan sering disebut waduk.

Danau alam adalah danau yang terbentuk oleh peristiwa alam, antara lain karena letusan gunung api, gerakan kulit bumi, dan pelarutan batuan kapur oleh air hujan. Danau yang berukuran relatif kecil disebut telaga, rawa, atau paya- paya.

Manfaat danau atau waduk antara lain:

– menampung air hujan sehingga bisa mengurangi banjir,

– pengairan sawah dan industri,

– tempat memelihara dan penangkapan ikan, dan

– untuk olahraga air dan rekreasi.

c. Laut

Laut adalah genangan air yang sangat luas dan dalam. Kedalamannya mencapai 1.000 meter atau lebih. Sedangkan kedalaman laut tepi antara 0 meter sampai 200 meter. Air laut rasanya asin karena mengandung garam.

Di dalam laut terdapat banyak kehidupan, antara lain tumbuhan laut, kerang, dan berjenis-jenis ikan. Laut di Indonesia sangat luas, melebihi luas daratannya. Dua per tiga (2/3) wilayah Indonesia berupa laut atau perairan. Laut di Indonesia antara lain Laut Jawa, Laut Sulawesi, Laut Flores, Laut Banda, Laut Buru, Laut Seram, dan sebagainya.Manfaat laut bagi kehidupan manusia sangat banyak, antara lain:

– laut merupakan penyumbang terjadinya hujan dan pengatur iklim,

– air laut diolah menjadi garam, contohnya di Sumenep Madura,

– dari dalam laut kita memperoleh berjenis-jenis ikan, kerang, dan rumput laut yang dapat diolah menjadi makanan dan obat-obatan, serta

– laut juga dimanfaatkan untuk olahraga air, jalur transportasi, dan lain sebagainya.

 

CIRI KHUSUS MAHKLUK HIDUP (KELAS 6) TEMATIK

 

           


Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya (Pelajaran IPA SD Kelas 6)

Ciri-ciri makhluk hidup dianataranya adalah sebagai berikut:

a. Bergerak

b. Bernapas

c. Dapat berkembang biak

d. Dapat tumbuh dan berkembang

e. Membutuhkan makanan

f. Membutuhkan air

g. Membutuhkan suhu tertentu

h. Peka terhadap rangsang

i. Mengeluarkan zat sisa

Ciri-ciri tersebut di atas adalah hal yang membedakan dengan benda mati. Selain hal tersebut, ada juga CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP yang merupakan pembeda dengan makhluk yag lainnya.

Ciri khusus dari organisme yang dimaksud adalah penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya atau sering disebut sebagai ADAPTASI.

Adaptasi dan Ciri-ciri Hewan

Bentuk Adaptasi Hewan

Fungsi dari adaptasi terhadap lingkungannya suatu hewan adalah mempunyai fungsi untuk :

1. Memenuhi kebutuhan hidup

2. Melindungi dari musuh yang akan menyerang

3. Untuk mempertahankan jenisnya

Di bawah ini adalah contoh BENTUK ADAPTASI HEWAN terhadap lingkungannya:

1. Bunglon

Pernahkah melihat bunglon? Hewan bunglon memiliki kemampuan untuk merubah warna dari kulitnya sesuai dengan lingkungan dia tinggal. Misalnya saja pada saat bunglon di tanah, maka bunglon akan merubah warna kulitnya menjadi coklat sesuai dengan warna tanah. Apabila bunglon di atas pohon maka bunglon akan merubah warna kulitnya hijau seperti daun. Terus apa tujuannya peruahan warna kulit tersebut? Seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa fungsi adaptasi adalah salah satunya untuk melindungi dirinya dari serangan musuh. Kemampuan bunglon untuk merubah warna kulitnya sesuai dengan tempat dia singgah disebut sebagai "mimikri".

 

2. Burung

Pada burung juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap lingkungannya. Burung beradaptasi dengan lingkungannya karena burung memiliki bermacam bentuk paruh yang disesuaikan dengan jenis makanannya.

Sebagai contoh adalah pada burung elang memiliki paruh yang tajam dan bengkok, fungsinya adalah untuk mencabik-cabik mangsanya. Untuk kaki burung elang, cakarnya menyerupai kait. Kaki seperti ini berfungsi untuk merobek dan memegang mangsanya.

Pada burung pipit memiliki paruh yang pendek, kuat dan runcing. Hal ini karena burung pipit jenis makanannya adalah biji-bijian.

Pada burung pelikan mempunyai paruh yang ada kantongnya. Paruh seperti ini mempunyai fungsi untuk menangkap ikan di air.

Pada burung flaminggo mempunyai bentuk paruh yang lebar dan berjumbai. Paruh ini mempunyai fungsi untuk menyaring udang dan binatang kecil lainnya dari air yang berlumpur.

Kaki burung flaminggo mempunyai bentuk yang panjang dan kurus (perhatikan gambar di bawah ini). Kaki flaminggo berguna untuk melindungi diri agar tidak tenggelam.

Pada burung kolibri bentuk dari paruhnya adalah panjang dan runcing. Paruh seperti ini berfungsi untuk menggapai madu (nektar) dari bunga.

3. Ular

Ular adlah binatang karnivora (pemakan daging) yang tidak pernah mengunyah dalam memaan mangsanya, akan tetapi langsung ditelan secara utuh. Hal ini disebabkan susunan dari rahang ular adalah melekat secara longgar dengan susunan tulang pada rangka kepalanya. Dengan memiliki susunan rahang yang seperti ini maka memungkinkan ular dapat menelan mangsanya yang mempunyai ukuran yang lebih besar darinya.

4. Katak

Katak mempunyai kemampuan untuk berkamuflase (menyamar) pada kulitnya yang seolah-olah beracun untuk menghindari dari pemangsanya. Pada katak mempunyai lidah yang panjang dan lengket sehingga memudahkan dalam menangkap serangga.

5. Kucing

Mengapa kucing saat berjalan tidak pernah kedengaran suaranya? hal ini karena kucing memiliki lapisan pada kaki yang empuk dan tebal yang berfungsi untuk menyembunyikan kukunya. Karena pada waktu berjalan kuku kucing ditarik masuk, sehingga langkahnya tidak bersuara. Denagan demikian mangsanya tidak mendengar waktu di dekatinya. Namun pada saat ingin menerkam, kucing akan menegangkan dan dikeluarkan. Selain itu, kucing pada tempat yang gelap masih dapat melihat. Pernahkah kamu melihat mata kucing pada waktu di tempat yang gelap? pastinya akan terlihat ada sinarnya.


6. Kelelawar

Binatang kelelawar termasuk dalam nokturnal yang mana pada binatang nokturnal dalam mencari makan pada waktu malam hari. Pendengaran dan penciuman kelelawar sangat tajam. Cara kelelawar menangkap serangga pada dalam kegelapan adalah dengan menggunakan suara. Kelelawar mengeluarkan suara yang berfrekwensi tinggi yang tidak dapat di dengar oleh manusia, dan dari situ lah pantulan mangsa dapat diketahui oleh kelelawar.

7. Cicak

Ciri-ciri cicak yaitu:

Cicak mempunyai kaki yang bisa untuk menempel di langit-langit rumah dan dinding.

Cicak dalam menangkap serangga dengan cara menjulurkan lidahnya yang panjang.

Ciri khusus cicak adalah memutuskan ekornya yang mempunyai tujuan untuk mengelabuhi pemangsa. Ekor cock dapat tumbuuh lagi seperti semula yang di sebut juga autotomi yaitu kemampuan cicak untuk memutuskan ekornya sendiri.

Ketiga ciri di atas merupakan bentuk adaptasi dari cicak.

 

8. Bebek

Bebek lebih sering hidup di air dan memiliki bentuk paruh datar dan tumpul yang mana dengan bentuk seperti itu berfungsi untuk menyaring makanan dalam air. Makanan dari bebek yaitu serangga, cacing, sayuran. Selain dari bentuk paruh, bebek juga memiliki bentuk kaki yang pendek dengan tiga jari yang berselaput menjadi satu. Selaput bebk tersebut mempunyai fungsi untuk berenang.

Adaptasi dan Ciri-ciri Tumbuhan

Bentuk Adaptasi Tumbuhan

Sama halnya dengan hewan, pada tumbuhan pun juga mengalami penyesuaian diri terhadap lingkungannya (adaptasi).

1. Pohon cemara

Adaptasi dari pohon cemara adalah mempunyai daun yang runcing yang mana daun tersebut berfungsi untuk mengurangi penguapan. Dengan daun yang runcing tersebut, maka pohon cemara melakukan adaptasi di lingkun yang yang panas.

2. Pohon Teratai

Pohon teratai hidupnya di air dengan daun yang lebar dan tipis. Bentuk adaptasi dari pohon teratai adalah bentuk daunnya yang lebar dan tipis tersebut yang mana mempunyai fungsi untuk mempercepat penguapan.

 

3. Putri Malu

Pada tanaman putri malu apabila terkena rangsangan berupa sentuhan akan mengatupkan daunnya. Inilah bentuk adaptasi tumbuhan putri malu terhadap rangsang sentuhan.

4. Kaktus
Tanaman kaktus mempunyai tempat hidup pada daerah yag panas dan memiliki batang yang tebal dan berlapis lilin. Batang yang tebal tersebut berfungsi untuk penyimpanan air. Seluruh permukaan batang kaktus berduri yang berfungsi untuk peindung diri.

5. Kantong Semar

Tanaman kantong semar adalah tanaman pemakan serangga atau di sebut juga insektivora. Pada waktu-waktu tertentu tanaman kantung semar akan mengeluarkan bau yang menyengat yang berfungsi untuk menarik serangga. Pada tanaman kantong semar memiliki cairan khusus yang berfungsi untuk mencerna serangga yang terjebak dalam kantongnya tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman kantong semar melakukan adaptasi terhadap lingkungan dalam mendapatkan makanannya.

7. Tumbuhan Bakau

Tumbuhan ini hidupnya di daerah piggiran pantai yang mana pada tumbuhan ini mempunyai akar tunjang, sehingga akan tertopang secara kokoh. Denagan akar tunjang inilah bentuk adaptasi pohon bakau terhadap lingkuuungannya.

 

ADAPTASI MORFOLOGI (TEMA 3 SUB TEMA 1 PB3) KELAS 4


Cara hewan menyesuaikan diri dengan lingkungannya dibagi menjadi tiga jenis adaptasi, yaitu adaptasi morfologi, fisiologi, dan tingkah laku.

Selain untuk menyesuaikan diri dengan habitat tempat tinggalnya, hewan juga beradaptasi untuk mempertahankan kelestarian hidupnya, teman-teman.

Cara beradaptasi morfologi, fisiologi, dan tingkah laku ini juga berhubungan erat dengan ciri khusus hewan.

Yap, adaptasi orfologi, fisiologi, dan tingkah laku membuat hewan memiliki keunikannya masing-masing.

Kita cari tahu penjelasan tentang adaptasi morfologi,  fisiologi, dan tingkah laku, serta contohnya, yuk!

3 Jenis adaptasi hewan dan Contohnya

Adaptasi adalah penyesuaian tertentu pada diri makhluk hidup, yang membantunya hidup di tempat atau lingkungan tertentu.

Adaptasi hewan  dibagi menjadi tiga, yaitu morfologi (bentuk tubuh), fisiologi (fungsi tubuh), dan tingkah laku.

Baca Juga: 

1. Adaptasi Morfologi

Adaptasi morfologi juga disebut adaptasi bentuk tubuh.

Beberapa jenis hewan ada yang mengalami adaptasi morfologi atau bentuk tubuh, teman-teman.

Misalnya, ada hewan yang memiliki bentuk kaki, bentuk paruh, atau bentuk bagian tubuh lain, yang membantunya hidup di lingkungan tertentu.

Contoh bentuk adaptasi morfologi antara lain:

Kaki Bebek dan Katak Berselaput

Bebek dan katak memiliki kaki yang berselaput untuk memudahkan mereka berenang atau bergerak di air.

Kaki bebek dan katak yang berselaput bekerja seperti “dayung” yang permukaannya luas, sehingga mudah untuk memberikan dorongan saat bergerak di air.

Berbagai Bentuk Paruh Burung

Paruh burung yang berbeda-beda disesuaikan dengan jenis makanannya.

Misalnya, burung yang hidup di air atau sekitar laut, membutuhkan paruh yang agak panjang dan lurus. Bentuk paruh ini membantu menahan ikan. Contohnya ada penguin, burung puffin, dan cikalang.

Kemudian, ada burung pemakan serangga yang paruhnya runcing. Ini berguna untuk menangkap serangga di lubang pohon atau tanah. Contohnya burung pelatuk, burung gagak, dan burung pipit.

Ada juga burung yang paruhnya melengkung dan tajam, yaitu burung pemakan daging. Contohnya burung elang dan burung hantu.


2. Adaptasi Fisiologi

Adaptasi fisiologi juga disebut adaptasi pada fungsi bagian tubuh tertentu.

Beberapa jenis hewan tertentu mengalami adaptasi pada fungsi tubuhnya, yang membantunya bertahan hidup. Misalnya untuk mencari makanan atau mendeteksi pemangsa.

Contoh bentuk adaptasi fisiologi antara lain:


Ekolokasi pada Kelelawar dan Lumba-Lumba

Ekolokasi pada hewan merupakan bentuk adaptasi fisiologi. Ekolokasi merupakan metode yang digunakan hewan untuk mengenali lingkungan sekitar, menggunakan bantuan suara.

Saat mencari makan di malam yang gelap, kelelawar akan memproduksi decakan atau suara melengking bernada tinggi yang bahkan tidak tertangkap pendengaran manusia atau ultrasound.

Suara itu terpantul kembali ke sumber suara ketika mengenai benda.

Dari situ, kelelawar bisa mengenali lingkungan sekitarnya.

Lumba-lumba juga menggunakan ekolokasi dengan memproduksi suara ultrasonic untuk menemukan kawanan ikan yang menjadi makanannya.


Hewan Berdarah Panas

Hewan berdarah panas merupakan kelompok hewan yang memiliki kemampuan menjaga suhu tubuh tetap sama meskipun suhu di luar tubuhnya berubah-ubah.

Mamalia dan burung yang berdarah panas memiliki suhu tubuh yang stabil, meskipun berada di tempat bersuhu panas maupun bersuhu dingin.

Pada hewan berdarah panas, energi dari makanan yang dikonsumsinya akan membantu menghangatkan tubuh jadi hangat ketika cuaca dingin.

Saat kepanasan, tubuhnya akan melakukan pendinginan dengan mengeluarkan keringat atau ada juga hewan yang bernapas sambil menjulurkan lidah untuk mendinginkan tubuh, seperti anjing.

 

3. Adaptasi Tingkah Laku

Adaptasi tingkah laku merupakan perilaku hewan tertentu yang dilakukan untuk menyesuaikan diri ataupun bertahan hidup.

Misalnya, ada hewan yang bisa mengeluarkan zat tertentu dari tubuhnya dan ada juga hewan yang bisa mengubah warna dan pola tubuhnya.


Gurita dan Cumi-cumi Melakukan Mimikri

Gurita dan cumi-cumi bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya dengan mimikri, yaitu mengubah warna tubuhnya sesuai dengan warna lingkungannya.

Misalnya, gurita dan cumi-cumimenyamakan warna tubuhnya dengan bebatuan di laut atau warna yang menarik perhatian.

Gurita dan bunglon melakukan ini untuk melindungi dirinya dari bahaya atau menarik mangsa.


Beruang Melakukan Hibernasi Musim Dingin

Beruang dan beberapa hewan lainnya berhibernasi di musim dingin.

Hewan seperti beruang, tupai, dan lemur mengurangi aktivitas untuk menyimpan cadangan energi agar tubuhnya tetap hangat.

Dengan begitu, suhu tubuhnya tetap stabil dan tidak kedinginan.

Selain itu, hewan menjaga energi tubuhnya agar tidak berkurang banyak dengan hibernasi karena saat musim dingin mereka sulit menemukan makanan.

 


WAWANCARA (TEMA 3 SUB TEMA 1 PB 3) KELAS 4


Pengertian, Unsur-unsur, Etika dan Contoh Wawancara dengan Narasumber serta Contoh Laporan Hasil Wawancara

Pembahasan kali ini adalah tentang definisi dan pengertian wawancara, unsur-unsur wawancara, etika wawancara, contoh wawancara dengan narasumber, contoh laporan hasil wawancara, contoh hasil wawancara singkat dengan narasumber, contoh narasi wawancara, contoh membuat laporan wawancara.

Narasumber wawancara bentuknya sangat beragam, misalnya contoh wawancara dengan pedagang, contoh wawancara dengan pengusaha, wawancara dengan psikolog, dan wawancara dengan praktisi dan para ahli lainnya.

Pengertian Wawancara

Wawancara merupakan salah satu cara untuk mendapatkan informasi mengenai suatu hal. Wawancara memiliki unsur-unsur yang harus terpenuhi. Jika salah satu unsur tersebut tidak ada, maka wawancara tersebut tidak dapat dilakukan.

Unsur-unsur Wawancara

Adapun unsur-unsur tersebut sebagai berikut.

1. Pewawancara atau orang yang mencari informasi yang berkedudukan sebagai penanya.

2. Narasumber atau informan atau orang yang diwawancarai.

Dalam hal ini, narasumber atau informan berkedudukan sebagai penjawab pertanyaan atau pemberi informasi. Narasumber yang diwawancarai biasanya merupakan seseorang yang memiliki keterkaitan dengan perihal informasi yang diperlukan. Dalam hal ini, narasumber dapat berupa tokoh, ahli, atau orang biasa.

3. Tema atau perihal yang diwawancarakan.

Tema sangat berperan dalam kegiatan wawancara. Dalam hal ini, tema menjadi pokok sekaligus pembatasan hal-hal yang dibicarakan.

4. Waktu atau kesempatan dan tempat.

Etika atau santun berwawancara.

1. Memastikan kesediaan narasumber untuk diwawancarai.

2. Mengawali berwawancara dengan salam.

3. Menggunakan bahasa yang santun.

4. Menghindari pertanyaan yang menyinggung.

5. Menyimpulkan isi informasi.

6. Meminta izin apabila hendak memotret.

Adapun sebagai pewawancara, kalian harus memahami etika berwawancara. Etika berwawancara di antaranya berikut.

1. Mengucapkan salam, memperkenalkan diri, dan berterima kasih atas kesempatan yang diberikan.

2. Menggunakan bahasa yang santun.

3. Menyampaikan pertanyaan secara sistematis dan urut.

4. Fokus pada materi wawancara.

5. Tidak menyudutkan narasumber dan tidak membuat tersinggung.

6. Tidak memancing pertanyaan yang menjurus pada fitnah atau mengadu domba.

7. Bersikap objektif dan simpatik.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum berwawancara dengan narasumber adalah berikut.

1. Penguasaan materi, berkenaan dengan tema dan poin-poin permasalahan penting yang akan ditanyakan.

2. Mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan berkenaan dengan informasi yang diperlukan.

3. Mempersiapkan diri secara mental untuk mengantisipasi halhal yang tidak diinginkan, misal: grogi atau nervous.

4. Mempersiapkan peralatan yang diperlukan untuk berwawancara, misal: alat rekam atau alat tulis.

Dengan berbekal hal semacam ini, kalian akan lebih mudah untuk dapat menanyakan kepada masing-masing pihak (narasumber). Kebanyakan dari kalian kebingungan harus menanyakan apa kepada narasumber yang berbeda. Hal ini akan dapat teratasi jika kalian telah mempersiapkan tema dan poin-poin permasalahan penting yang akan ditanyakan kepada masing-masing narasumber sebelumnya.

Contoh Wawancara dengan Narasumber

Hal yang Penting, Kelola Kelebihan Air

Saat ini banjir melanda beberapa daerah penghasil tanaman produksi padi di Indonesia.

Memang musim hujan kali ini sangat serius. Intensitasnya sangat tinggi. Namun, kondisi seperti ini sudah menjadi langganan. Setiap bulan Januari intensitas hujan selalu meningkat, kecuali tahun lalu. Setiap bulan Desember dan Januari adalah puncak musim hujan. Akan tetapi, untuk urusan ketahanan pangan, menurut saya lebih menyedihkan tahun lalu yang sampai masa seperti ini belum juga turun hujan. Ini tidak kalah menyedihkan, karena petani tidak dapat melakukan masa tanam karena kekurangan air.

Menurut Anda, kondisi saat ini masih berada dalam taraf wajar?

Banjir ini tentu menimbulkan gangguan bagi lahan pertanian dan tanaman padi. Untuk saat ini, persoalan yang ada akibat banjir adalah terjadinya kegagalan masa tanam. Tanaman padi yang baru saja ditanam rusak dan busuk, karena banjir mengakibatkan tanaman terendam air. Tahun lalu masa tanam mundur karena kekurangan air. Nah, tahun ini gagal tanam karena terjadi banjir.

Kejadiannya seperti terus berulang. Solusinya seperti apa?

Hal yang dapat dilakukan ke depan adalah tanam ulang atau replanting. Begitu banjir selesai, perlu segera dilakukan tanam ulang. Namun, semua itu perlu adanya kapitalisasi dan perhatian penuh dari pemerintah dalam bentuk sarana produksi seperti pupuk dan benih.

Kita harus belajar dari tahun lalu. Keperluan pupuk dan benih ke depan akan sangat besar. Apalagi di daerah yang menjadi korban banjir. Untuk itu, perlu perencanaan dan pengawalan yang ketat dari pemerintah. Ini emergency. Apabila terlambat, urusannya sangat panjang karena terkait dengan ketahanan nasional.

Artinya?

Saya optimistis tahun ini tidak akan terjadi kekurangan pangan. Syaratnya, kebijakan pemerintah yang baik yang mengawal soal ketahanan pangan ini.

Dengan kondisi seperti itu, usulan seorang pengamat agar kita mengimpor beras tidak tepat. Artinya, kita tidak perlu impor?

Menurut saya, tidak perlu impor beras karena cadangan pangan masih mencukupi. Hal yang perlu dilakukan paling subdisi silang. Bagi daerah yang baru terkena bencana banjir, maka disuplai dulu daerah yang tidak terkena. Nah, begitu bencana berlalu, daerah ini dapat melakukan subsidi pada daerah yang sebelumnya memberikan subsidi. Ini tugas Bulog. Tugas mereka adalah seperti itu. Apabila memang tidak dapat mengatur ketahanan pangan nasional, ya bubarkan saja.

Prediksi Anda kondisi ini akan berlangsung sampai kapan?

Apabila jelas, nggak akan ada konferensi iklim di Bali yang membahas soal perubahan iklim. Saat ini sedang terjadi perubahan iklim hampir di seluruh kawasan di dunia. Jadi sangat sulit diprediksi. Iklim sedang membentuk pola baru dan sangat sulit diprediksi. Namun, saya lihat curah hujan sudah mulai menurun. Tidak seperti beberapa waktu lalu.

Di beberapa daerah lahan pertania menjadi rusak karena tergenang air. Padahal, untuk memulihkan kondisi lahan perlu waktu tidak sebentar?

Kalau urusan tanaman padi, lahan terendam dan rusak kita tidak perlu risau. Itu sudah menjadi langganan persoalan petani sehari-hari. Kawasan sawah mempunyai timbunan sedimen yang masih tinggi. Jadi, saat banjir hilang, nanti petani akan dapat mengembalikan kesuburan tanah.

Nah, yang menjadi perhatian saat in adalah adanya kelebihan air di waduk akibat tingginya intensitas hujan. Saya harapkan setelah selesai musim ini, waduk akan terisi penuh sehingga masuk musim tanam suplai air akan tercukupi. Tinggal bagaimana kita mengelola kelebihan air menjadi sumber air yang dapat mencukupi keperluan irigasi dalam jangka panjang. Apabila tidak, ya akan habis dan muncullah persoalan baru.

Apakah perlu ada penambahan atau peningkatan bantuan sarana produksi pertanian bagi petani?

Harus dong. Tahun ini pemerintah harus menambah kuantitas bantuan karena ini tidak dianggarkan. Penambahan subsidi ini dalam rangka rehabilitasi. Bukan seperti sebelumnya, pupuk disubsidi agar dapat dibeli oleh masyarakat. Untuk kali ini, subsidi ditambah untuk mengatasi bencana.

Saya juga berharap pemerintah mengawali distribusi pupuk, benih, dan obatobatan pertanian. Sebab, jangan sampai seperti yang sudah terjadi diberitakan, pupuk langka di pasaran tapi ternyata diimpor.

Ini yang harus dibenahi terlebih dahulu. Masak yang baru ketangkap hanya 10 persen. Bagaimana kinerja aparat hukum? Nah, agar petani diuntungkan, pihak-pihak yang selama ini memanfaatkan celah untuk kepentingan pribadi harus segera diberantas dan diberikan hukuman yang setimpal. Kasihan petani.

Apakah ini disengaja?

Jelas. Memang ada pihak yang sengaja mengambil keuntungan dari situasi ini. Ketika dicari pangkal persoalan, semua menghindar dan tidak mau bertanggung jawab. Pabrik pupuk bilang keperluan di daerah sudah tercukupi, tapi ternyata pupuk langka. Saat pemerintah dikejar, Iho usulannya kan sudah baik. Nggak akan pernah selesai, karena memang sengaja dibuat seperti itu.

Contoh seperti bantuan benih. Walaupun sudah ada surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri, tetapi pemerintah daerah tidak berani melaksanakan dengan berbagai alasan. Nah, salah satu yang dapat dilakukan adalah dengan lelang. Ketika lelang dilaksanakan, maka yang bermain adalah para kontraktor. Padahal, mereka ini tidak pernah melihat pohon nasi atau soal pertanian. Akibatnya, benih yang ada di pasaran palsu semua atau benih unggul sulapan.

Persoalan pertanian bukan hanya benih, pupuk, atau obat. Bahkan, sudah sampai jadi beras masih ada persoalan. Seperti beras untuk rakyat miskin (raskin) masih saja terjadi persoalan.

Untuk raskin persoalannya seperti apa?

Apabila Anda lihat di lapangan, warga miskin kita bukan diberi raskin, tapi rasmuk. Rasmuk yakni beras penguk atau beras remuk. Ini masih lumayan beberapa warga justru mendapat remukan beras. Ini kan sangat ironis. Jatah beras untuk rakyat miskin juga diselewengkan.

Seperti apa modus operandinya ?

Sederhana saja. Kenyataan yang terjadi, di masyarakat rakyat miskin diberi bantuan beras dengan kualitas misal Rp3 ribu. Entah itu berasal dari impor atau produksi yang gagal. Padahal, untuk raskin ini, mereka seharusnya mendapat jatah beras dengan kualitas Rp5.500,00 dengan hanya membayar Rp1.000,00, karena pemerintah memberikan subsidi.

Nah, ada pihak-pihak yang memanfaatkan kesempatan ini untuk kepentingan pribadi. Jika modus kejahatan pertanian ini tidak diselesaikan terlebih dahulu, saya pesimistis kesejahteraan petani dapat meningkat.

(Sumber: Jawa Pos, 13 Januari 2008, dengan pengubahan)

Cara Membuat Laporan Wawancara

Berdasarkan petikan wawancara di atas, kalian dapat melihat dan menganalisis berbagai pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber. Berdasarkan tema yang dibicarakan, pertanyaan yang disampaikan tidak menyimpang dari tema serta kompetensi narasumber.

Pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan dapat menghasilkan informasi yang lengkap dan detail, tetapi tidak berkesan menginterogasi serta masih dalam kerangka yang santun.

Ketika kalian menjadi pewawancara dengan tema tersebut, kalian dapat mengajukan pertanyaan-pertanyaan selain pertanyaanpertanyaan di atas, seperti berikut.

1. Bagaimanakah upaya-upaya yang dilakukan untuk mengelola kelebihan air?

2. Sudahkah pemerintah melakukan pengelolaan kelebihan air ini?

Beberapa pokok informasi yang termuat dalam petikan wawancara di atas dapat kalian simpulkan sebagai berikut.

1. Petani mengalami gagal tanam karena terjadi banjir.

2. Perlu diadakan tanam ulang atau replanting.

3. Perlu adanya perhatian penuh dari pemerintah dalam bentuk sarana produksi seperti pupuk dan benih.

4. Indonesia tidak perlu impor beras karena cadangan pangan masih mencukupi.

5. Kelebihan air dikelola agar menjadi sumber air yang dapat mencukupi keperluan irigasi dalam jangka panjang.

6. Pemerintah harus menambah kuantitas bantuan.

7. Banyak pihak yang mementingkan kepentingan pribadi.

8. Kesejahteraan petani tidak dapat meningkat apabila modus kejahatan pertanian tidak diselesaikan.

Hasil wawancara dapat kalian sampaikan secara lisan maupun tertulis. Dalam penyampaian ini diperlukan penggunaan bahasa yang komunikatif dan mudah dipahami. Kalian dapat menyampaikan hasil wawancara di atas secara tertulis seperti contoh berikut.

Contoh Laporan Hasil Wawancara

Banjir yang melanda beberapa daerah penghasil tanaman produksi padi di Indonesia masih berada dalam taraf wajar. Gagal tanam karena banjir dapat diatasi dengan tanam ulang atau replanting. Hal ini perlu adanya kapitalisasi dan perhatian penuh dari pemerintah dalam bentuk sarana produksi.


Apabila kebijakan pemerintah dalam mengawal ketahanan pangan baik, maka tidak akan terjadi kekurangan pangan. Indonesia juga tidak perlu mengimpor beras karena cadangan pangan masih mencukupi.


Kelebihan air akan teratasi apabila pemerintah dapat mengelolanya menjadi sumber air yang dapat mencukupi keperluan irigasi dalam jangka panjang. Dengan demikian, pemerintah harus menambah kuantitas bantuan dan mengawali distribusi pupuk, benih, dan obat-obatan. 


Pemerintah juga harus menangkap pihak-pihak yang mementingkan kepentingan pribadi dari masalah ini. Apabila modus kejahatan pertanian dapat diselesaikan, maka kesejahteraan petani dapat meningkat.

 

Menangkal Miskonsepsi: Menuju Implementasi Kurikulum Merdeka yang Sukses

  Menangkal Miskonsepsi: Menuju Implementasi Kurikulum Merdeka yang Sukses Kurikulum Merdeka, diluncurkan Kemendikbudristek tahun 2022, ha...